Kampung Halaman
“It’s game changing!!!” teriak sanubari Budi saat tiba di tanah rantauan. Getir hati Budi meneguhkan jasmani dan kewarasannya. Berputar-putar hingga jungkir balik hatinya mencoba menenangkan. Seolah dualisme raga dan jiwa Budi sedang memberontak satu sama lain atas ketidakpastian yang pelik. Sungguh, jauh dari ibu pertiwi telah merongrong keteguhan dirinya. Budi diam tak karuan sambil memandang jendela kost. Menatap refleksi dirinya sendiri. Lama Budi berdiam di sana, seolah dirinya tenggelam di kesendirian yang kelam. Saat menatap matanya yang penuh dengan keresahan. Terkenang ribuan nostalgia jauh di kampung halaman, teman sejawat, kerabat, orang tua dan suara azan indah yang berkumandang 5 kali sehari itu. Saat suara sayup-sayup keramaian jalan kota kembali terdengar. Budi reflek memandang jauh ke ujung jalan di bawah sana. Bukan ke perempatan lampu merah atau toko francise nan mewah, Tapi melayang pikirannya ke nun jauh di sana! Kampung halamannya. Jauh jaraknya untuk bers...